Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Minggu, 04 Agustus 2013

Pembersihan Coret-Coret

Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 08 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Maka pada tanggal 2 Agustus 2013 dilakukan pembersihan coretan di sejumlah fasilitas umum bertujuan menjadikan lingkungan bersih dan menjaga keindahan kota.

Fokus pembersihan dilakukan di sepanjang Jalan Pemuda, dan Proses pembersihannya dilakukan secara bertahap.


Foto :






















Buka Puasa di Masjid Al Manar

Jakarta, 1 Agustus  2013 Lurah Jati melaksanakan Silaturahmi, Buka Puasa bersama dan Sholad Magrib berjamaah dengan Warga RW.002 Kelurahan Jati di Masjid Al Manar.


Latar belakang :

Masjid Al Manar ini didirikan pada tanggal 15 Oktober 2012 bertepatan dengan pelantikan Gubenur Provinsi DKI Jakarta, yaitu Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Gubernur dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 -2017. Dan Luas tanah ini sebesar 230 m2.

Pemilik Tanah dari Masjid Al Manar ini yaitu Bapak H. Bastoni. 
Bapak H. Bastoni mewakafkan tanahnya tersebut untuk pembangunan musholla dan sekarang berubah fungsi menjadi masjid.

 Masjid Al Manarmemiliki 2 Lantai

Surat Wakaf sudah ada, dan sudah berbentuk Yayasan Islam Jati Asem. Masjid Al Manar ini tidak ada unsur golongan tertentu. Namun sampai saat ini Masjid Al Manar belum di pergunakan untuk kegiatan Solad Jum'at Karena masih dalam tahap penyelesaian pembangunan.


Di Hadiri :
* Lurah Jati  (DEWI PURNAMASARI, S.STP., M.Si)
* Staf Kelurahan Jati (DENIS SOPYAN)
* HERMAN
* Ketua RW.002 Kelurahan Jati 
* LMK RW.002 Kelurahan Jati
* Para Ketua RT di lingkungan RW.002 Kelurahan Jati
* Pengurus Masjid Al Manar (H. DEDI HARAP)
* Tokoh Masyarakat RW.002  Kelurahan Jati
* Jamaah Masjid Al Manar
* Penceramah (Ust. Akhmad Kisy

Isi Ceramah :

Golongan Manusia yang dirindukan surga 


قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم: ألجنّة مشتاقة لأربعة نفر : تالي القرآن وحافظ اللّسان ويطعم الجيعان وصوم رمضان.
Artinya: Rasulullah Saw bersabda: “Surga akan merindukan 4 golongan, yakni orang yang gemar membaca Al Qur’an, kedua: golongan orang yang pandai menjaga ucapannya, ketiga: golongan orang yang mau memberikan kepada mereka yang sedang lapar, dan keempat adalah golongan orang-orang yang mau berpuasa Ramadhan”.
Dari hadits di atas tentunya kita tahu bahwa jika kita menginginkan bagian dari ahli surga maka marilah kita bersegera untuk ambil bagian dari keempat golongan tersebut. Paling tidak jika ada kesempatan melakukan salah satu diantara keempat hal tersebut kita berupaya sekuat tenaga untuk melakukannya.
Pertama: Golongan orang yang gemar membaca al Qur’an
Ketahuilah bahwa Syafa’at sebenarnya dibagi ke dalam dua bagian, syafa’at dari Rasulullah Saw dan syafa’at al Qur’an. Artinya bahwa setiap umat Muhammad Saw yang tergolong orang mukmin akan mendapatkan dua kesempatan untuk diselematkan. Paling tidak dengan membaca al Qur’an kita dapat syafa’at dari al Qur’an tersebut dan jika tidak bisa demikian, paling tidak hati kita tidak condong pada yang lain dalam ibadah kecuali hanya menyembah Allah Swt. Rasulullah Saw bersabda:
 من قرأ القرآن فإنّه شفيع يوم القيامة لقارئه
Artinya: Barangsiapa yang mau membaca al Qur’an, maka sesungguhnya ia akan menjadi penolong baginya kelak di hari kiamat.
Kedua: Menjaga Lisan
Penjagaan lisan menjadi satu diantara hal penting dalam hidup kita, yang dengannya kita akan selamat dan darinya pula kita bisa beruntung dan mendapatkan pahala. Lisan yang baik adalah ketika ia berkata-kata yakni dengan kata yang penuh dengan ‘ibrah, santun dan penuh dengan ajakan kebaikan serta jauh dari ghibah, fitnah, menggunjing dan berbohong. Maka benar kata-kata bijak dari ‘ulama bahwa :
 ألسّلامة الإنسان في حفظ اللّسان
Artinya: “Keselamatan mansusia terletak pada penjagaan lisannya”.
Rasulullah bersabda juga bersabda:
 المسلم من سلم المسلم من لسانه ويده
Artinya: Rasulullah bersabda: yang dinamakan seorang Muslim adalah jika ia mau menyelamatkan saudara muslimnya dari ucapan buruk dan tangan-tangan angkara.
Ketiga: Memberi Makan Orang Yang lapar
Artinya bahwa barang siapa yang mau menyisakan sebagian hartanya guna membeli sedikit makanan untuk saudaranya atau orang-orang yang sedang kelaparan, maka surga akan merindukan orang yang seperti ini. Pada hal lain di ungkapkan bahwa seorang pemberi makanan kepada mereka yang sedang kelaparan seperti ini dipuji oleh Allah dan rasulNya sebagai perbuatan baik yang berbalas pahala. Sungguh Allah dan RasulNya sangat menyukai perbuatan yang demikian. Kedermawanan seperti itu walau seolah sepele namun berat timbangan kebaikannya kelak di akhirat. Dalam hal ini Rasulullah Saw bersabda:
قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم: السّخيّ قريب من اللّه وقريب من النّاس وقريب بالجنّة وبعيد من النّار، والبخيل بعيد من اللّه وبعيد من النّاس وبعيد باالجنّة وقريب من النّار
Artinya: “Rasulullah Saw bersabda: Seorang yang dermawan akan dekat dengan Allah, dekat dihati manusia, didekatkan dengan surge dan jauh dari api neraka. Sebaliknya, orang yang bakhil akan jauh dari Allah, jauh dari manusia dan jauh dari surga serta dekat dengan siksa api neraka”.
Keempat: Orang yang berpuasa Ramadhan
Artinya bahwa setiap hamba Allah Swt yang mau berpuasa Ramadhan, ia akan mendapatkan berbagai macam keistimewaan, tak terkecuali pahala yang berlipat dari satu kebaikan yang ia kerjakan di bulan ini. Hal tersebut mengingat bahwa bulan Ramadhan adalah sebuah bulan yang memiliki ribuan keistimewaan dibanding bulan-bulan lain. Diantaranya, 1) seseorang yang mau menyambut bulan ini dengan keceriaan dan suka cita saja kelak di hari kiamat Allah akan mengharamkannya dari siksa api neraka, 2). bahwa seluruh aktifitas positif yang dikerjakan selama berpuasa di dalam bulan Ramadhan ini pahala yang diberikan berlipat ganda dibanding pada bulan lain, 3). Bahwa Allah sangat mencintai orang-orang yang mau berpuasa ramadhan yang di dalamnya terdapat dua kabar gembira yakni saat ia berbuka puasa dan saat nanti di akhirat dipertemukan dengan Allah Swt.
Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:
قال رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم: للصّائم فرحتان، فرحة عند الفطر وفرحة عند لقاء ربّه
Artinya: “Rasulullan Saw: bersabda bahwa bagi seseorang yang melaknakan puasa, maka ia akan memperoleh dua kebahagiaan (kegembiraan); yakni pertama saat ia berbuka puasa dan yang kedua saat ia bertemu dengan Allah Saw kelak di akhirat”.

 






Foto :































Lurah Jati menyerahkan bingkisan kepada Pengurus Masjid Al Manar




Jumat, 02 Agustus 2013

Perusakan di Kantor PT Metro Mini

Jakarta, 1 Agustus 2013 telah terjadi perusakan di Kantor PT Metro Mini di Jalan Pemuda RW.005 Kelurahan Jati, Jakarta Timur. Perusakan Kantor Metro mini ini di lakukan oleh ratusan sopir metro mini yang mengamuk karena perselisihan dengan sekelompok orang yang disebut sebagai preman (preman ambon) yang menduduki kantor tersebut.

Tindakan anarkis para sopir metromini ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka datang ke kantor tersebut setelah menggelar unjuk rasa di Balaikota Jakarta.

Sebelum Perusakan di Kantor PT Metro Mini, Metromini T47 jurusan Senen-Pondok Kopi yang dikemudikan Wabdi Sihombing (22 Tahun) menabrak Tiga orang siswi SMP Al Washliyah 1 Kelurahan Jati yang berlokasi di Halte Layur, Jalan Pemuda Kelurahan Jati. Kecelakaan ini terjadi karena ulah Wabdi yang ugal-ugalan. Ke-tiga orang siswi tersebut mengalami luka parah. 




Nama 3 Orang Siswi SMP Al Washliyah 1 Kelurahan Jati,  yaitu :
  1. Beniti Lini Manata
  2. Rahani Utami
  3. Reni Anggraeni


Korban atas nama Beniti Lini Manata (13) dirawat di RS Persahabatan. Dia mendapatkan luka di kening dan pipi kiri, tangan kanan dan bahu. "Tulang hidung patah

Korban kedua bernama Rahani Utami, dirawat di RS Antam Medika. Remaja berusia 13 tahun ini kaki kanannya patah. "Korban Rahani sampai saat ini tidak sadarkan diri.

Sedangkan korban ketiga bernama Reni Anggraeni. Remaja berusia 12 tahun yang menderita patah di tulang tangan kanannya.



Dalam Kecelakaan yang mengakibatkan siswi SMP Al Washliyah 1 Kelurahan Jati mengalami luka-luka dan tewas setelah dirawat di RS Persahabatan, Jakarta Timur. Wabdi Sihombing (22 Tahun), hanya menyampaikan maaf atas kecelakaan yang dialami ketiga siswi itu. Dengan enteng pula, Wabdi mengaku "selama tiga tahun sebagai sopir metromini tidak pernah mengantongi SIM.
  

Foto :














Buka Puasa di Kantor Kelurahan Jati

Jakarta, 31 Juli 2013 selama Bulan Ramadhan 1434 H / 2013 M, Kasie beserta Staf dari Kantor Kelurahan Jati mengadakan Kegiatan Buka Puasa Bersama.

Foto :